Integrasi Science and Reading
Melalui Penugasan
Penugasan dapat
menjadi alternatif lain untuk menerapkan integrasi IPA dan keterampilan
membaca. Memberi tugas untuk membaca memang mudah, tetapi yang sulit adalah
memantau sejauh mana siswa melakukan apa yang kita tugaskan. Guru harus dapat
memantau mulai dari tahap penyeleksian buku, pemilikan buku, membuat garis
bawah atau penanda pada buku yang dibaca, membuat catatan kecil, sampai dengan
melaporkan isi buku.
Agar siswa
tidak terbebani dengan tugas ini, sebaiknya penugasan diawali dengan
ketertarikan siswa terhadap tema tertentu. Siswa sebaiknya diberi kebebasan
untuk memilih tema dan jenis buku yang akan mereka baca. Saat ini sangat banyak
buku terkait IPA yang menarik dan disajikan dalam bahasa sederhana, mudah
dipahami dan dengan tampilan yang menarik. Mulai dari buku IPA dengan layout berupa
ensiklopedia, sampai dengan buku IPA yang berbentuk komik.
Penugasan
membaca buku dapat juga sebagai pelengkap tugas proyek sains. Seperti kita
ketahui Project Base Learning
beranjak dari ketertarikan siswa untuk melakukan investigasi terhadap masalah
yang menarik perhatiannya. Investigasi dilakukan untuk menjawab masalah
tersebut. Misalnya siswa tertarik dengan masalah pencemaran lingkungan yang
terjadi di sekitar mereka. Siswa dapat membuat proyek untuk membahas masalah
ini, mulai dari perencanaan, pengambilan data di lapangan, sampai dengan
pembahasan dan pelaporan hasil investigasi. Buku diperlukan untuk pada tahap
pembahasan dan pelaporan hasil investigasi, karena setidaknya siswa harus
memiliki referensi mengenai lingkungan yang baik dan tidak tercemar.
Hasil
investigasi siswa melalui proyek ini dapat ditampilkan dalam ajang science fair. Science fair dapat menjadi salah satu program rutin sekolah yang
dilakukan setidaknya satu kali dalam satu tahun, seperti biasa dilakukan di Sekolah Islam Athirah.












0 komentar:
Posting Komentar