Rabu, 27 April 2016

PENTAS DRAMA SMP ISLAM ATHIRAH I MAKASSAR


Hari ini, kamis 28 April 2016 SMP Islam Athirah I Makassar menggelar pentas drama. Program ini merupakan program rutin tahunan  sekolah yang diselenggarakan di auditorium Sekolah Islam Athirah. Seluruh siswa kelas VIII ‘diharuskan’ tampil di depan orang tua/ wali siswa yang diundang hadir untuk menyaksikan pagelaran ini. Pementasan drama ini memerlukan persiapan yang cukup lama, mulai dari persiapan naskah drama, pengaturan pemain, latihan, persiapan kostum sampai persiapan panggung. Semua persiapan ini dilakukan oleh siswa yang dibantu oleh guru dan wali kelas.

Banyak keuntungan yang dapat diperoleh melalui program ini. Keuntungan tersebut diantaranya siswa dilatih bertanggung jawab, bekerja sama, mandiri  dan percaya diri. Program ini juga membawa misi pendidikan moral.  Banyak pesan yang disampaikan melalui pementasan drama ini. Program ini juga merupakan ajang silaturahmi antar orang tua siswa dan pihak sekolah.


Karena blog ini merupakan blog IPA, tentu saja harus dibahas keterkaitannya pementasan drama ini dengan IPA. Dimana letak IPA-nya ya…? Pengaturan pencahayaan dan pengaturan sound panggung dalam pementasan drama merupakan aplikasi IPA, bukan?. Mengenai sound panggung, selain narasi oleh narator dan music background, semua percakapan dalam drama ini “mengandalkan’ suara langsung dari pemainnya (tanpa pengeras suara). Anak-anak dilatih untuk mengeluarkan suara dengan bantuan diafragma, sehingga menghasilkan power yang lebih besar. Ingat kan tentang prinsip bernafas? Ada dua macam yaitu pernafasan dada dan pernafasan perut. Pernafasan dada terjadi karena proses kontraksi dan relaksasi otot pemimpin tulang rusuk. Sedangkan pernafasan perut dipengaruhi oleh kontraksi dan relaksasi otot diafragma. Otot diafragma itu sendiri adalah otot yang teletak diantara rongga data dan rongga perut.

Senin, 25 April 2016

Komentar untuk Blog Sang Pengajar

Tugas kelima dari 'kelas blog' ini sempat membuat bingung...
Mau mengomentari apa ya??

Berdasarkan tampilan, blog Catatan Sang Pengajar sudah enak dipandang. Hanya itu komentar saya, karena saya bukan orang yang ahli grafis, dan bukan juga orang yang memiliki jiwa seni yang tinggi.

Berdasarkan konten informasi, blog Catatan Sang Pengajar sangat kaya akan informasi, terutama yang menyangkut dunia pendidikan. Tidak heran apabila pemilik blog ini mendapat penghargaan dalam ajang 'Anugerah Peduli Pendidikan' dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Sedikit saja masukan buat blog Catatan Sang Pengajar...
Terus terang, saya tidak terlalu nyaman dengan banyaknya iklan yang hanya sedikit berkaitan dengan dunia pendidikan. Pernah suatu periode tertentu blog Catatan Sang Pengajar terkesan gado-gado dan 'sedikit' mengabaikan misi pendidikan dan lebih memunculkan misi bisnis. Namun belakangan ini saya melihatnya sudah tidak demikian.

Semoga catatan kecil saya ini bermanfaat untuk pemilik blog Catatan Sang Pengajar khususnya, dan pembaca pada umumnya

BERKEBUN ORGANIK (Ecocamp part 2)

Salah satu hal menarik yang bisa dipelajari di ecocamp adalah kita dapat belajar tentang budidaya tumbuhan organik. Berkebun secara organic artinya berkebun tanpa menggunakan pupuk anorganik buatan pabrik serta tanpa menggunakan zat pestisida serta pembasmi hama lainnya.

Pada dasarnya tumbuhan memerlukan zat anorganik untuk kebutuhan hidupnya. Secara alami tumbuhan akan mengambil zat anorganik tersebut dari dalam tanah. Lihatlah tumbuhan di hutan yang tidak pernah diberi pupuk, namun tumbuh tersebut dapat tumbuh dengan subur,bukan?

Hal ini tidak lepas dari peranan organisme pengurai dan dekomposer. Organisme pengurai dan dekomposer dapat merubah senyawa organik dari makhluk hidup yang sudah mati menjadi senyawa anorganik. Jadi berkebun secara organic artinya menciptakan kondisi tumbuhan agar dapat memperoleh senyawa anorganik secara alami yang berasal dari penguraian zat organik.

Sekali lagi tumbuhan tidak memerlukan senyawa organik. Tumbuhan itu memerlukan senyawa anorganik. istilah “budidaya tumbuhan organik” hanya sekedar istilah yang untuk membedakan tumbuhan yang ditanam dengan cara konvensional. Walaupun istilah ini sering mengakibatkan salah kaprah.
Mau bukti kalau tumbuhan itu perlu zat anorganik, bukan zat organik?
Kalau ada dua pot tanaman di rumahmu, Coba siram saja siram salah satu tanaman dengan susu, dan salah satu tanaman dengan air tanah biasa. Yang mana kira-kira akan tumbuh dengan baik? Yups betul!! Jawabannya pasti yang disiram air biasa yang akan tumbuh dengan baik, karena air merupakan senyawa anorganik, sementara susu merupakan senyawa organik.

Kembali ke cara berkebun organic ala ecocam… Di ecocamp tanaman dibudidaya secara beragam. Dalam satu area perkebunan dibudidayakan berbagai macam sayuran dengan diselingi tumbuhan lainnya. Misalnya diantara deretan sawi ditamani tumbuhan biji matahari. Hal ini bertujuan untuk memutus siklus hidup dan sekaligus mengganggu pola makan serangga pengganggu maupun hama tumbuhan.
Satu hal lagi yg menarik, semua pupuk di ecocam, baik pupuk cair maupun pupuk padat, dibuat sendiri dengan memanfaatkan sampah dapur, kotoran hewan serta tumbuhan “pengganggu” yang bisanya hidup secara liar, misalnya eceng gondok dan tumbuhan krinyuh.

Resep pembuatan pupuk  yang saya dapat dari dua orang yang mengajari saya disana yaitu Pak Anda dan Pak Agus, dapat dilihat dan diunduh melalui tautan berikut.


Demikian, semoga bermanfaat

7 KESADARAN BARU HIDUP EKOLOGIS (Ecocamp Part 1)



Pengalaman pelatihan di Ecocamp sangat berkesan dan penuh makna. Salah satu hal yang dipelajari disana yaitu mengenai 7 kesadaran baru hidup ekologis yang terdiri dari:
1.       Berkualitas
2.       Kesederhanaan
3.       Hemat
4.       Peduli
5.       Semangat berbagi
6.       Kebermaknaan
7.       Harapan
Ketujuh tema ini disajikan dengan cara yang menarik dengan tayangan video dan game-game seru. Saya sangat ingin berbagi tentang hal ini.

Kebetulan dalam rangka yudisium Universitas Negri Yogyakarta periode april 2016, semua mahasiswa peserta yudisium yang berpredikat cumlaude mendapat tugas untuk memberi masukan pemikiran untuk kemajuan UNY. Oleh karena itu ini adalah kesempatan bagi saya untuk menularkan 7 kesadaran baru hidup ekologis kepada semua komponen yang ada di UNY.
Makalah yang saya buat berjudul UNY Menuju Kampus yang Ekologis. Semoga makalah ini dapat memberi sedikit sumbangan pemikiran bagi UNY khususnya dan bagi teman-teman pembaca blog saya.

Trimakasih

Selamat Datang di Blog Pecinta IPA

Blog ini dibuat untuk siswa, guru dan semua orang yang suka dengan IPA atau sedang berusaha suka IPA. Tidak ada alasan kita untuk tidak menyukai IPA karena IPA sangat dekat dengan kehidupan kita. Dalam aktivitas yang kita lakukan setiap hari sebenarnya secara tidak langsung kita sudah belajar IPA. So guys..enjoy your science, OK???