Senin, 10 Juli 2017

Buku IPA Kelas 8 Edisi 2017

Belakangan ini buku kurikulum 2013 terbaru terbitan pemerintah (baik itu buku untuk pegangan siswa maupun buku pegangan guru) lagi banyak-banyaknya dicari orang. Termasuk sayalah salah satu pencari buku tersebut, khususnya untuk mata pelajaran IPA.
Banyak blog saya kunjungi, banyak klik ini itu, banyak juga donlot ini itu yang ternyata pas dibuka masih buku edisi revisi 2015, padalah yang saya cari edisi revisi 2017.
Adapun situs: buku.kemdikbud.go.id belakangan tidak bisa di akses... entah terlalu banyak orang buka atau internet saya yang lambat. Kabar dari salah satu teman, untuk mendownload buku di web tersebut harus daftar dulu. Sempat beberapa kali web tersebut bisa terbuka di hp saya tetapi "tombol" daftar tidak saya temukan (entah hp saya yang eror atau mata saya yang eror).
Singkat kata, inilah hasil pencarian saya.... silakan download.. semoga bermanfaat terutama untuk teman-teman guru IPA yang akan mengajar di kelas 8 tahun ajaran baru ini.
DOWNLOAD BUKU GURU
DOWNLOAD BUKU SISWA SEMESTER 1
DOWNLOAD BUKU SISWA SEMESTER 2

Jumat, 12 Mei 2017

Tugas proyek IPA

Ini adalah salah satu produk dari tugas proyek IPA yang saya berikan pada siswa SMP Islam Athirah I Makassar tahun ajaran 2016/2017. Produk video ini diawali dengan mengarahkan siswa untuk peka terhadap permasalahan di lingkungan. Setelah siswa menemukan permasalahan, mereka merancang kegiatan observasi dan investigasi. Proses observasi dan investigasi tentu saja didokumentasikan. Setelah berdiskusi dengan teman kelompoknya siswa menemukan alternatif pemecahan masalah, lalu membuat laporan berupa video. Demikian sharing hari ini tentang upaya penulis dalam membuat IPA menjadi pelajaran yang menyenangkan. Keep your spririt ang enjoyourscience!! :)...

Kamis, 11 Mei 2017

PEMBELAJARAN IPA BERBASIS SETS DENGAN BANTUAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ANDROID

Pembelajaran IPA berbasis Science Environment Technology and Society (SETS) merupakan pembelajaran IPA yang mengangkat isu terkait kemajuan sains dan teknologi beserta dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan. Pembelajaran IPA berbasis SETS memiliki beberapa keunggulan diantaranya peserta didik dapat memperoleh nilai, keterampilan proses serta pemahaman tentang isu kontroversi yang berhubungan dengan sains dan teknologi.
Dalam pelaksanaannya pembelajaran IPA berbasis SETS dapat dibantu dengan media pembelajaran berbasis android, karena tidak bisa dipungkiri bahwa saat ini peserta didik umumnya sudah sangat tergantung pada smart phone atau gadget. Media pembelajaran berbasis android memungkinkan siswa belajar dimana saja dan kapan saja (mobile learning). Media pembelajaran berbasis android juga dapat membantu siswa untuk mereview materi pelajaran, berlatih soal, serta sangat membantu peserta didik yang tidak bisa hadir ke sekolah karena sakit.
SETS sebagai model pembelajaran terdiri dari tahap invitasi, eksplorasi, eksplanasi serta aplikasi. Pada tahap invitasi dihadirkan isu yang menarik perhatian peserta didik. Pada tahap ekplorasi peserta didik dilatih untuk menganalisis isu. Pada tahap eksplanasi peserta didik mengkomunikasikan suatu ide dengan menghubungkannya dengan suatu konsep, sedangkan pada fase aplikasi peserta didik diarahkan untuk memecahkan masalah baru yang relevan.
Adapun tahap-tahap pembuatan media pembelajaran berbasis android adalah sebagai berikut.
1. Melakukan analisis konsep atau materi untuk mengetahui materi esensial, lalu membuat peta konsep.
2. Berdasarkan analisis materi, media pembelajaran berbasis android dibuat dengan bantuan program “contruct 2”. Program contruct 2  akan menghasilkan file capx. File capx ini dapat di run setelah terhubung dengan local host, sehingga dapat dilihat gambaran tampilan media jika nantinya sudah dimunculkan di handphone (HP). Tutorial menggunakan construct dapat dilihat disini
3. File capx tidak dapat langsung dimunculkan di HP, sehingga perlu mengkonversi file tersebut menjadi file apk. Banyak cara yang bisa digunakan untuk mengkonversi file capx menjadi file apk. Dua cara yang cukup sederhana yaitu dengan bantuan ludei.com atau dengan bantuan intel xdk. Dengan bantuan ludei.com,  file capx cukup diekspor menjadi coconjs, sehingga menghasilkan file zip. File zip inilah yang selajutnya diunggah pada ludei.com. Jika proses selesai maka kita cukup mengunduh file apk dari laman yang sama. Adapun konversi dengan menggunakan intel xdk, computer harus memiliki atau terinstal intel xdk terlebih dahulu. Untuk menginstal intel xdk, computer harus dalam keadaan online. Dengan bantuan intel xdk, file capx harus diekspor terlebih dahulu menjadi HTML5. Proses ekspror ke HTML5 akan menghasilkan folder tertentu. Folder inilah yang nantinya akan diproses pada intel xdk sehingga dihasilkan file apk.  Panduan cara membuat file apk dapat dilihat disini.

4.    Setelah file apk dihasilkan, file ini cukup di copy paste pada HP, lalu diinstal. Setelah diinstal pada HP media pembelajaran berbasis android yang dibuat telah siap digunakan. Contoh file apk media pembelajaran yang saya buat bisa didownload disini. Jangan lupa setelah download silakan copy ke HP, lalu instal

Demikian sharing pembelajaran IPA kali ini.. moga IPA bisa menjadi pelajaran menarik dan menyenangkan. Terimakasih sangpengajar.com dan iyonesia.com juga arieszone.com yang telah banyak membantu dan mengajari saya... :)

Jumat, 13 Januari 2017

Bermain kuis dalam pelajaran IPA

Pelajaran IPA idealnya memang diajarkan melalui kegiatan pengamatan dan praktikum. Namun tidak bisa dipungkiri, pada konsep atau materi tertentu beberapa istilah perlu untuk dihafal dan dipahami maknanya. Adakalanya siswa jenuh jika terus menerus disuruh membaca, memahami dan menghafal istilah-istilah dalam materi pelajaran IPA. Salah satu solusi untuk mengatasi kejenuhan siswa tersebut yaitu dengan mengajak siswa bermain kuis.
Beberapa model kuis yang ada pada tayangan televisi bisa diadaptasi. misalnya kuis tebak kata, kuis rangking 1 dan kuis siapa berani.

Berdasarkan uji coba pada kelas yang saya ajar, kuis "tebak kata" dan kuis "siapa berani" berhasil meningkatkan minat baca siswa. Adapun langkah kegiatan pembelajarna yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:
1. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok.
2. Siapkan amplop berdasarkan jumlah kelompok dalam kelas dan ditambah satu. Misalnya jika jumlah kelompok dalam satu kelas ada 4 kelompok maka jumlah amplop yang disiapkan adalah 5.
3. Siapkan kartu-kartu yang berisi istilah. Kartu ini kemudian dimasukkan ke dalam amplop. Kartu dalam setiap amplop harus berjumlah sama serta memiliki kata-kata yang sepadan dengan kartu pada amplop lainnya. Jumlah kartu bisa disesuaikan dengan banyaknya istilah yang digunakan pada materi yang dibahas. Misalmya jika suatu kartu pada amplop pertama bertuliskan badan golgi, maka kartu pada amplop kedua bisa bertuliskan mitokondria, lisosom, ataupun istilah organel sel lainnya. Amplop dan kartu ini akan digunakan pada babak pertama.
4. Siapkan pula pertanyaan atau klu yang agak panjang serta memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi untuk dijawab atau ditebak siswa pada babak kedua.
5. Siapkan stopwatch.
6. Setelah kartu, amplop, pertanyaan serta stopwatch sudah siap, babak pertama dapat dimulai dengan terlebih dahulu menjelaskan pada siswa aturan permainan babak pertama yaitu sebagai berikut:
- babak pertama dinamakan babak tebak kata. Pada babak pertama masing-masing kelompok tampil secara bergiliran. Penentuan urutan tampil dilakukan dengan cara diundi,
- kelompok yang tampil bertugas untuk menebak kata-kata yang berada pada amplop yang telah dipilih oleh salah satu perwakilan kelompok. Salah satu perwakilan kelompok yang memegang kartu inilah yang akan memberi pertanyaan atau klu pada teman satu kelompoknya agar dapat menebak kata yang dimaksud. Anggota kelompok yang menebak maupun mengarahkan dapat melewati kata yang dianggap sulit dan beralih pada kartu lainnya dengan cara mengucapkan kata “pass”.
- Waktu yang disediakan untuk menebak seluruh istilah pada kartu dibatasi (biasanya jika 10 kartu, 2 menit sudah cukup).
- jumlah kartu yang berhasil ditebak akan menambah point bagi kelompok yang tampil.
- Kelompok lain yang tidak tampil diwajibkan untuk tenang dan tidak boleh menjawab atau menebak kartu. Kelompok yang tidak tampil yang melanggar atau ikut menjawab, akan mendapat konsekuensi yaitu jika tebakan benar, maka akan menambah point kelompok yang tampil. Namun jika salah maka point kelompoknya akan dikurangi.
7. Jangan lupa untuk mengeset atau me-restrat stopwatch setiap kali ada kelompok yang mulai tampil.
8. Setelah semua kelompok tampil, umumkan perolehan sementara point untuk setiap kelompok (bisa dituliskan pointnya di papan tulis)
9. Point ini akan dijadikan modal untuk babak kedua. Pada babak kedua aturan mainnya adalah sebagai berikut:
- babak kedua dinamakan babak siapa berani.
- Setiap kelompok bertugas untuk menjawab pertanyaan atau klu yang dibacakan oleh ibu/ bapak guru. Pertanyaan tersebut harus dijawab oleh seluruh kelompok dengan mempertaruhkan nilai yang dikumpulkan pada babak 1.
- Cara menjawab pertanyaan yaitu dengan menuliskannya pada kertas atau karton. Pada salah satu sisi karton siswa menuliskan jawaban, sementara sisi lainnya siswa menuliskan skor atau point yang dipertaruhkan. Siswa harus berembuk untuk menentukan jawaban serta point yang diperrtaruhkan, karena jika benar jawabannya maka point tersebut akan menambah nilai kelompok, namun jika salah akan mengurangi nilai kelompok. Point minimal yang dipertaruhkan adalah nol dan maksimal sejumlah point yang dikumpulkan di babak 1.
10. Setelah guru membacakan pertanyaan beri sedikit waktu pada siswa untuk berdiskusi dan menuliskan jawaban serta point yang dipertaruhkan.
11. Setelah waktu habis, minta siswa untuk mengangkat karton dan menunjukkan skor yang dipertaruhkan. Setelah itu guru menyebutkan jawaban yang benar.

Biasanya reaksi siswa akan sangat luar biasa gembira jika benar, sementara itu kelompok yang menjawab salah biasanya meminta guru untuk menambah pertanyaan karena tertantang dan ingin menambah kembali point untuk kelompoknya. Nah momen-momen seperti inilah yang bisa guru manfaatkan untuk memberi waktu pada siswa untuk membaca kembali buku IPA-nya. Biasanya saya memberi waktu pada siswa sekitar 20-30 menit untuk membaca sebelum melanjutkan kuis “siapa berani”. Terbukti efektif!!!  Setiap siswa serius membaca dan menstabilo bagian penting pada buku, suasana kelas hening karena siswa fokus pada bukunya. 20 menit yang efektif… momen-monen yang membahagiakan bagi seorang guru ketika melihat siswanya giat belajar.


Demikian sharing pengalaman ngajar IPA kali ini… mudahmudahan bisa sharing pengalaman lainnya lagi. Terakhir, hargailah proses belajar siswa, jangan hanya melihat nilai akhirnya saja.